-->

Iklan

Sering Dianggap Sepele, Ini Bahaya Memendam Emosi

S Atisa Hartati
Monday, January 2, 2023, January 02, 2023 WIB Last Updated 2023-01-02T06:00:00Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Sering Dianggap Sepele, Ini Bahaya Memendam Emosi

Sering Dianggap Sepele, Ini Bahaya Memendam Emosi

Tech Faculty – Banyak orang yang tidak menyadari bahaya dari memendam emosi dan memilih untuk menutupinya. Padahal, emosi yang terlalu lama dipendam bisa berpengaruh buruk terhadap kondisi fisik maupun mental, bahkan tak jarang bisa berdampak buruk pada hubungan dengan orang lain.


Memendam emosi adalah kondisi dimana pikiran kita tidak mengakui, menghindari, atau bahkan tidak dapat mengekspresikan emosi dengan cara yang tepat, baik disadari maupun tidak disadari. Emosi yang sering dipendam biasanya adalah kemarahan, frustasi, kesedihan, ketakutan, dan kekecewaan terhadap suatu hal.


Emosi yang dipendam tidak akan membuat emosi itu hilang, hal itu justru akan membuat emosi mengendap dalam tubuh. Alih – alih menjadi lega, emosi yang mengendap justru akan membuat orang yang mengalaminya merasa lebih terbebani.

Bahaya Memendam Emosi

Meski tidak terlihat, sebenarnya emosi sangat berpengaruh besar pada kehidupan manusia. Oleh Karena itu, tak heran jika memendam emosi yang seharusnya disampaikan bisa saja berdampak buruk pada orang tersebut. Inilah beberapa bahaya dari memendam emosi yang perlu kamu waspadai :

 

Melemahkan sistem kekebalan tubuh

Memendam emosi memang tidak akan menyebabkan penyakit secara langsung. Namun, memendam emosi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga orang yang mengalaminya akan mudah terserang berbagai jenis penyakit, mulai dari penyakit ringan seperti batuk, hingga penyakit kronis seperti kanker.

 

Mengakibatkan kecemasan berlebih

Emosi yang dipendam terus – menerus bisa menyebabkan gangguan kecemasan. Jika berkepanjangan akan mengakibatkan otak memproduksi hormone stress secara berkala. Hal ini pada akhirnya bisa berdampak negative pada kesehatan fisik seperti sakit kepala, mual, muntah, hingga kesulitan untuk bernapas.

 

Mengakibatkan depresi

Emosi yang tidak tersampaikan dengan baik juga dapat mengakibatkan depresi. Jika sudah seperti ini, emosi negatif yang dipendam akan berubah menjadi perasaan hampa, putus asa, bahkan hingga perasaan ingin mengakhiri hidup. Gejala yang timbul akibat depresi antara lain adalah sering merasa lelah, sulit tidur pada malam hari, dan kehilangan ketertarikan untuk melakukan hal – hal yang bisanya disukai. Depresi juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti sakit kepala, penurunan berat badan, hingga gangguan pernapasan.

 

Menyebabkan penyakit kronis

Produksi hormone stres yang berlebihan akibat memendam emosi akan meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Jika terjadi dalam jangka panjang bisa menyebabkan orang yang memendam emosi menjadi berisiko lebih tinggi untuk menderita berbagai penyakit kronis seperti stroke dan gagal jantung. Selain itu, hormone stres yang berlebihan dapat mengganggu proses pengiriman sinyal dari otak ke usus, sehingga menjadi rentan terkena gangguan sistem pencernaan seperti irritable bowel syndrome.

 

Cobalah untuk mengekspresikan emosi dengan sehat agar terhindari dari bahaya memendam emosi. Namun, jika dirasa masih sulit untuk mengekpresikan emosi, jangan ragu untuk meminta bantuan ahli seperti psikolog atau psikiater.


Sumber 


Artikel ini telah ditulis ulang

Komentar

Tampilkan

Terkini