![]() |
Jangan Sampai Terlambat! Langkah Melakukan SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara |
Tech Faculty – Periksa Payudara Sendiri atau yang lebih dikenal dengan sebutan SADARI dapat membantu kaum wanita untuk melindungi diri dari kanker payudara. Kanker payudara adalah jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak dan menjadi salah satu penyebab kematian utama akibat penyakit kanker, hal ini karena sebagian besar pasien kanker payudara datang berobat saat sudah stadium lanjut. Padahal, jika hal ini bisa terdeteksi lebih dini dan segera diterapi, sebetulnya penyakit kanker bisa dikalahkan.
Berikut langkah – langkah yang untuk melakukan SADARI pada 7-10 hari setelah menstruasi.
1. Berdiri tegak.
Perhatikan bila ada perubahan pada bentuk dan permukaan kulit payudara, atau terjadi pembengkakan atau perubahan pada
puting. Jangan khawatir jika bentuk payudara kanan dan kiri tidak simetris
karena itu adalah hal biasa.
2. Angkat kedua
lengan ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di bagian belakang kepala. Periksa
dengan cara dorong siku ke depan dan cermati payudara, dorong lagi siku ke
belakang dan cermati lagi baik bentuk maupun ukurannya.
3. Posisi kedua
tangan pada pinggang kemudian condongkan bahu ke depan sehingga payudara
seperti menggantung dan dorong kedua siku ke depan, lalu kencangkan otot dada.
4. Angkat lengan
kiri ke atas dan tekuk hingga tangan kiri memegang bagian atas punggung. Gunakan
ujung jari tangan kanan kemudian raba dan tekan area payudara sambil dicermati
seluruh bagian payudara kiri hingga ke area ketiak. Lakukan gerakan dari
atas-bawah, geraka memutar dan gerakan lurus dari arah tepi payudara ke bagian puting
dan sebaliknya. Lakukan gerakan yang
sama pada payudara kanan.
5. Cubit kedua
puting dan perhatikan bila ada cairan yang keluar dari puting. Bila hal ini
terjadi segeralah konsultasikan dengan dokter.
6. Langkah terakhir
pada posisi tiduran, letakkan bantal di bawah pundak kanan kemudian angkat
lengan kanan ke atasnya. Perhatikan payudara kanan dan lakukan tiga pola
gerakan sebelumnya. Gunakan ujung jari tangan dan tekan – tekan seluruh bagian
payudara hingga ke sekitar area ketiak. Lakukan hal yang sama pada payudara
kiri.
7. Tak cukup
hanya dengan melakukan langkah SADARI, kaum wanita juga harus memperhatikan
asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh agar terhindar dari kanker payudara. Berikut
beberapa makanan yang menjadi pemicu kanker payudara.
Hindari Makanan Pemicu Kanker Payudara
Daging merah
yang dibakar
Daging merah
seperti steak atau sate memang sangat lezat, namun efeknya tidak baik bagi
kesehatan payudara. Sebaiknya batasi konsumsi daging merah jangan sampai lebih
dari 500 gram dalam seminggu. Selain juga perhatikan cara memasaknya seperti
dibakar, karena dapat membentuk heterocyclic amines (HCAs) yang berpotensi
menjadi penyebab kanker payudara, kanker paru – paru, kanker kolon, dan kanker
prostat.
Alkohol
Studi memastikan
bahwa mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko wanita terhadap kanker
payudara. Batas aman meminum alkohol adalah segelas perhari. Lebih dari itu,
ada risiko terkena kanker payudara naik 11% dari setiap gelas yang diminum.
Gula
Konsumsi
gula yang berlebih akan meningkatkan level insulin. Insulin sendiri merupakan
promotor utama pada pertumbuhan tumor. Jika insulin ada dalam darah dengan
jumlah yang tinggi, ia akan meningkatkan kadar sirkulasi estrogen bebas.
Susu tinggi
lemak dan produk olahannya
Beberapa penelitian
mengatakan bahwa orang yang mengonsumsi susu dan keju tinggi lemak memiliki
risiko lebih tinggi terkena kanker.
Daging yang
sudah diproses
Bahan yang
digunakan sebagai pengawet pada daging yang sudah diproses seperti sosis, ham,
dan bacon akan bermetamorfosis menjadi bahan penyebab kanker ketika berada
dalam tubuh.


