-->

Iklan

Jangan Sampai Terlambat! Langkah Melakukan SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

S Atisa Hartati
Thursday, December 22, 2022, December 22, 2022 WIB Last Updated 2022-12-22T06:00:00Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Jangan Sampai Terlambat! Langkah Melakukan SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Jangan Sampai Terlambat! Langkah Melakukan SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara


Tech Faculty – Periksa Payudara Sendiri atau yang lebih dikenal dengan sebutan SADARI  dapat membantu kaum wanita untuk melindungi diri dari kanker payudara. Kanker payudara adalah jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak dan menjadi salah satu penyebab kematian utama akibat penyakit kanker, hal ini karena sebagian besar pasien kanker payudara datang berobat saat sudah stadium lanjut. Padahal, jika hal ini bisa terdeteksi lebih dini dan segera diterapi, sebetulnya penyakit kanker bisa dikalahkan.


Berikut langkah – langkah yang untuk melakukan SADARI pada 7-10 hari setelah menstruasi.


1. Berdiri tegak. Perhatikan bila ada perubahan pada bentuk dan permukaan kulit payudara,  atau terjadi pembengkakan atau perubahan pada puting. Jangan khawatir jika bentuk payudara kanan dan kiri tidak simetris karena itu adalah hal biasa.

 

2. Angkat kedua lengan ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di bagian belakang kepala. Periksa dengan cara dorong siku ke depan dan cermati payudara, dorong lagi siku ke belakang dan cermati lagi baik bentuk maupun ukurannya.

 

3. Posisi kedua tangan pada pinggang kemudian condongkan bahu ke depan sehingga payudara seperti menggantung dan dorong kedua siku ke depan, lalu kencangkan otot dada.

 

4. Angkat lengan kiri ke atas dan tekuk hingga tangan kiri memegang bagian atas punggung. Gunakan ujung jari tangan kanan kemudian raba dan tekan area payudara sambil dicermati seluruh bagian payudara kiri hingga ke area ketiak. Lakukan gerakan dari atas-bawah, geraka memutar dan gerakan lurus dari arah tepi payudara ke bagian puting dan sebaliknya.  Lakukan gerakan yang sama pada payudara kanan.

 

5. Cubit kedua puting dan perhatikan bila ada cairan yang keluar dari puting. Bila hal ini terjadi segeralah konsultasikan dengan dokter.

 

6. Langkah terakhir pada posisi tiduran, letakkan bantal di bawah pundak kanan kemudian angkat lengan kanan ke atasnya. Perhatikan payudara kanan dan lakukan tiga pola gerakan sebelumnya. Gunakan ujung jari tangan dan tekan – tekan seluruh bagian payudara hingga ke sekitar area ketiak. Lakukan hal yang sama pada payudara kiri.


7. Tak cukup hanya dengan melakukan langkah SADARI, kaum wanita juga harus memperhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh agar terhindar dari kanker payudara. Berikut beberapa makanan yang menjadi pemicu kanker payudara.

 

Hindari Makanan Pemicu Kanker Payudara

 

Daging merah yang dibakar

Daging merah seperti steak atau sate memang sangat lezat, namun efeknya tidak baik bagi kesehatan payudara. Sebaiknya batasi konsumsi daging merah jangan sampai lebih dari 500 gram dalam seminggu. Selain juga perhatikan cara memasaknya seperti dibakar, karena dapat membentuk heterocyclic amines (HCAs) yang berpotensi menjadi penyebab kanker payudara, kanker paru – paru, kanker kolon, dan kanker prostat.

 

Alkohol

Studi memastikan bahwa mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko wanita terhadap kanker payudara. Batas aman meminum alkohol adalah segelas perhari. Lebih dari itu, ada risiko terkena kanker payudara naik 11% dari setiap gelas yang diminum.

 

Gula

Konsumsi gula yang berlebih akan meningkatkan level insulin. Insulin sendiri merupakan promotor utama pada pertumbuhan tumor. Jika insulin ada dalam darah dengan jumlah yang tinggi, ia akan meningkatkan kadar sirkulasi estrogen bebas.

 

Susu tinggi lemak dan produk olahannya

Beberapa penelitian mengatakan bahwa orang yang mengonsumsi susu dan keju tinggi lemak memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker.

 

Daging yang sudah diproses

Bahan yang digunakan sebagai pengawet pada daging yang sudah diproses seperti sosis, ham, dan bacon akan bermetamorfosis menjadi bahan penyebab kanker ketika berada dalam tubuh.

Komentar

Tampilkan

Terkini

NamaLabel

+