![]() |
Mobil Tenaga Surya Buatan Australia Berhasil Pecahkan Rekor Dunia Sebagai yang Tercepat |
Tech Faculty – Mobil balap bertenaga surya buatan mahasiswa Australia berhasil mencetak rekor sementara “Guinness World Record” dalam uji coba 1.000 kilometer, setelah mencapai target kurang dari 6 menit dari waktu yang ditentukan.
Mobil hasil
rancangan tim mahasiswa Fakultas Teknik University of New South Wales (UNSW)
bernama Sunswift 7, mobil ini sedang berupaya untuk meraih rekor mobil listrik
tercepat setelah mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dengan sekali
pengisian baterai saja.
Mobil
Sunswift 7 nyaris saja melewatkan garis finish karena sempat mengalami masalah
pada baterai yang menyebabkan mobil harus berhenti selama 14 menit dan hampir
saja membatalkan upaya pencatatan rekor.
Mobil ini
ditenagai dengan baterai yang dihasilkan dari panel surya yang ada di bagian
atap dan kapnya, Sunswift 7 mampu menyelesaikan 240 putaran di Pusat Penelitian
Otomotif Australia Victoria, atau dengan jarak yang hampir sama dengan
mengemudi dari Sydney ke Melbourne.
Andrea
Holden, Manajer tim Sunswift 7 menjelaskan keberhasilan ini adalah bukti dari
upaya yang dilakukan oleh tim setelah sebelumnya membuat kendaraan untuk
Bridgestone World Solar Challenge dibatalkan karena pandemic COVID-19 pada
tahun 2021 lalu.
Tim Sunswift
7 yang dipimpin oleh Profesor Richard Hopkins, seorang mantan kepala operasi
Red Bull Racing sempat mengalami masalah yang signifikan pada hari perlombaan,
dimana satu ban bocor dan masalah baterai yang memaksa harus adanya perbaikan
di tengah lintasan.
Perbaikan yang
dilakukan memakan waktu 14 menit 52 detik dari 15 menit total waktu yang
diberikan.
Menurut Prof.
Hopkins ini merupakan pencapaian yang luar biasa mengingat rintangan yang harus
diatasi oleh tim. Ia juga menjelaskan bahwa mereka hanya seorang mahasiswa
amatiran yang pintar dan berhasil memadukan semua bahan dengan cara yang
brilian, bukan pembuat mobil profesional dengan bayaran terbaik seperti para
pekerja di Stuttgart yang bekerja untuk Mercedes.
Sebagai informasi,
mobil balap Sunswift 7 memiliki berat sekitar seperempat berat kendaraan
listrik pada umumnya yang biasanya mencapai berat 500 kilogram, dengan bentuk
bodi yang low profile dan koefisien drag hanya sekitar 0,095.
Professor Hopkins
menyebutkan karena besarnya biaya dan faktor kepraktisan lainnya kendaraan ini
tidak akan menjadi mobil produksi masa depan, namun desain mobil ini dapat
menjadi referensi desain kendaraan hemat bahan bakar di masa depan.


