![]() |
Kenali Jenis – Jenis Jerawat, Penyebab, dan Cara Mengatasinya |
Tech
Faculty – jerawat atau yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai acne adalah
gangguan pada kulit yang berhubungan dengan produksi minyak (sebum) yang
berlebih. Hal ini akan menyebabkan peradangan dan penyumbatan pada pori – pori kulit.
Peradangan yang terjadi ditandai dengan munculnya benjolan kecil diatas kulit.
Jerawat bukanlah
penyakit yang berbahaya, ini merupakan kondisi umum yang bisa terjadi pada
siapa saja. Meski begitu, jerawat dapat meninggalkan bekas luka (acne scar) yaitu jaringan parut akibat
penyembuhan jerawat yang tidak sempurna.
Jenis – Jenis Jerawat
Kelenjar sebum
yang tidak dapat melepaskan minyak dengan baik akan menyebabkan kulit mengalami
penyumbatan, dan akan membentuk komedo, dan jika komedo pecah maka akan
membentuk jerawat. Setiap orang memiliki jerawat yang berbeda, berikut jenis –
jenis jerawat yang paling sering terjadi.
Komedo putih
(whiteheads)
Ketika minyak
dan sel kulit mati bercampur maka akan menyebabkan pori – pori tersumbat. Ketika
hal itu terjadi, komedo adalah hal pertama yang akan muncul sebelum membentuk
jerawat. Salah satu penyebab jerawat jenis ini adalah perubahan hormone,
seperti pada masa – masa tertentu misalnya pubertas atau haid, dan jumlah
produksi sebum yang meningkat. Penyumbatan pori – pori ini akan memicu komedo
putih.
Komedo hitam
(blackheads)
Komedo hitam
adalah jenis jerawat yang naik ke permukaan kulit sehingga ujung jerawat
berwarna hitam. Warna hitam pada ujung jerawat jenis ini disebabkan oleh pigmen
kulit yang meningkat bukan karena kotoran atau debu sehingga tidak dapat
dibersihkan.
Ada beberapa
faktor yang dapat memicu munculnya jerawat jenis ini, mulaid ari tidak menjaga
kebersihan wajah, hingga minum obat – obatan tertentu.
Papula
Jenis jerawat
ini biasanya terlihat lebih besar dan berwarna merah pada kulit. Jerawat jenis
ini terjadi akibat penyumbatan tidak sampai ke permukaan kulit dan sel kulit
mati menumpuk. Akibatnya folikel rambut akan mengalami tekanan yang dapat
menyebabkan dinding folikel pecah.
Hal ini
akan membuat sebum dan bakteri yang terperangkap akan menyebar ke jaringan
sekitarnya. Hal ini akan menyebabkan kemerahan, bengkak, dan rasa nyeri pada jerawat papula. Jerawat ini akan muncul
jika komedo hitam maupun putih dibiarkan begitu saja.
Pustula
Hampir mirip
dengan papula, jerawat pustule adalah jenis jerawat yang terjadi akibat komedo
yang meradang yang ditandai dengan benjolan dasar yang merah dan ujung
kepalanya putih. Kepala putih ini merupakan nanah yang berkumpul disatu titik
dikulit bagian atas. Tipe jerawat ini merupakan bagian dari penyakit yang
disebut sebagai jerawat inflamasi, alias jerawat yang sudah meradang.
Nodul
Jerawat nodul
adalah jenis jerawat yang mengalami peradangan ini termasuk kategori kondisi
yang serius. Jerawat nodul terjadi akibat peradangan yang menembus hingga ke
lapisan kulit yang lebih dalam. Akibatnya akan membentuk lesi yang lebih padat
dan lebih besar dan menimbulkan rasa nyeri yang cukup mengganggu.
Jerawat batu
(kistik)
Jerawat
batu terjadi akibat penumpukan minyak dan sel kulit mati di jaringan kulit yang
jauh di dalam folikel rambut. Jika peradangan terjadi maka benjolan besar pun
terbentuk. Jerawat jenis ini dapat terus bertambah karena dipengaruhi oleh
infeksi bakteri di lapisan teratas kulit. Akibatnya jerawat ini akan memerah,
lebih besar, dan berisi nanah pula. Jerawat batu juga menimbulkan rasa sakit
yang tak tertahankan, dan bila tidak ditangani peradangan yang terjadi akan
memecah pori – pori yang dapat menyebar ke jaringan kulit sekitarnya.
Jerawat pasir
Jerawat pasir
adalah jerawat bintik kecil yang belum berkembang. Jenis jerawat ini tidak
terlalu terlihat namun terasa ketika disentuh. Penyebab jerawat pasir adalah
iritasi kulit akibat tekanan pada pori – pori yang berlebihan, adanya panas,
dan gesekan di kulit.
Cara Mengatasi Jerawat
Cara yang dapat
dilakukan untuk mengatasi jerawat harus disesuaikan dengan tingkat keparahan
jerawat tersebut. Hal yang bisa dilakukan adalah :
Mengurangi produksi
minyak
Melawan infeksi
bakteri
Mempercepat
pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan
Obat yang
mengandung sulfur, resorcinol atau asam salisilat
Antibiotic
Menjaga kebersihan
wajah
Memakai pelembab
dan kosmetik non-comedogenic
Artikel ini telah ditulis ulang


