![]() |
Sering Dengar Istilah Baby Blues pada Ibu yang Baru Melahirkan? Inilah Ciri – Ciri dan Cara Mengatasinya |
Tech Faculty – Istilah baby blues adalah kondisi yang biasanya dialami oleh ibu yang baru melahirkan. Hal ini karena ibu yang baru melahirkan cenderung memiliki waktu tidur yang berantakan, kurang tidur, dan kurangnya waktu untuk diri sendiri, tidak heran jika akhirnya ibu mengalami depresi ringan dan perubahan suasana hati.
Kadar hormone
pada ibu yang baru melahirkan akan turun sehingga akan mempengaruhi suasani
hati ibu. Selain itu, bayi yang baru lahir biasanya selalu bangun setiap saat, jadi
ibu kekurangan waktu tidur. Belum lagi kekhawatiran tentang cara merawat bayi
yang akan berakibat ibu merasakan stres yang belum pernah ditangani sebelumnya.
Lalu,
bagaimana ciri – ciri baby blues, penyebab, dan cara mengatasinya? Simak informasi
lengkapnya berikut ini.
Baby Blues
Baby blues
adalah perasaan sedih yang dialami oleh ibu di masa – masa awal pasca
melahirkan, kondisi ini biasanya muncul pada hari ke-2 atau ke-3 setelah
melahirkan.
Baby blues
umumnya akan berlangsung selama beberapa hari hingga paling lama 2 minggu. Kondisi
ini dapat dialami oleh orang tua baru, sudah berkali – kali melahirkan,
berbagai usia, pendapatan, budaya atau tingkat pendidikan.
Sebenarnya,
baby blues dapat hilang dengan sendirinya tanpa membutuhkan perawatan khusus,
intervensi atau pengobatan. Namun, bila gejala yang dirasakan tidak hilang
setelah beberapa minggu atau justru semakin memburuk, ibu mungkin mengalami
depresi pasca melahirkan (postpartum depression).
Depresi pasca
melahirkan kondisinya lebih serius dari baby blues sehingga tidak boleh
diabaikan begitu saja.
Ciri – Ciri Baby Blues
Ciri utama
dari baby blues adalah perubahan suasana hati dengan cepat dari senang menjadi
sedih. Selain itu, terdapat beberapa gejala dari baby blues seperti berikut ini
:
- Kelelahan sehingga ibu tidak bisa mengurus diri sendiri
- Mudah tersinggung, mudah marah, dan cemas
- Mengalami kecemasan, kemurungan, dan kesedihan
- Mudah menangis
- Kehilangan selera makan
- Sulit tidur
- Merasa kewalahan mengurus bayi
- Sulit konsentrasi atau membuat keputusan
Gejala baby
blues biasnya mulai membaik paa hari ke-10, namun jika gejalanya tak kunjung
membaik atau bahkan semakin parah, ada baiknya untuk meminta bantuan lebih lanjut
ke dokter.
Perbedaan dari
depresi pasca melahirkan adalah gejalanya lebih parah seperti merasa putus asa,
merasa tidak berharga. Merasa tidak memiliki ikatan batin dengan buah hati,
mudah menangis, kesedihan, insomnia, dan cepat marah.
Penyebab Baby Blues
Penyebab utama
ibu yang baru melahirkan mengalami baby blues memang tidak diketahui secara
pasti. Namun, terdapat beberapa hal yang diyakini menjadi penyebb baby blues,
yaitu :
- Perubahan hormon
- Stress ketika merawat bayi baru lahir
- Kurang tidur
Cara mengatasi Baby Blues
Berikut hal
– hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala dan mengobati baby blues,
antara lain :
- Tidur cukup
- Beristirahatlah ketika bayi tidur siang
- Makanlah makanan yang baik dan dapat meningkatkan mood
- Jalan – jalan untuk menghirup udara segar dan merasakan sinar matahari
- Sempatkan waktu untuk berolahraga
- Terima ketika orang lain menawarkan bantuan
- Fokuslah pada diri sendiri dan bayi, jangan khawatirkan tentang tugas rumah tangga.
Jika kondisi
tidak membaik atau bahkan lebih parah, sebaiknya konsultasikan dengan psikiater
untuk mendapatkan pertolongan.


