-->

Iklan

Lakukan Pose Menutup Mulut, Netizen Sebut Kekalahan Jerman di Piala Dunia 2022 Sebagai Azab

S Atisa Hartati
Friday, December 2, 2022, December 02, 2022 WIB Last Updated 2022-12-02T06:00:00Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Lakukan Pose Menutup Mulut, Netizen Sebut Kekalahan Jerman di Piala Dunia 2022 Sebagai Azab

Lakukan Pose Menutup Mulut, Netizen Sebut Kekalahan Jerman di Piala Dunia 2022 Sebagai Azab

Tech Faculty – Tersingkirnya Jerman dari Piala Dunia 2022 sedang menjadi topic hangat di dunia maya. Jerman yang berhasil mengalahkan Kosta Rika 4-2 pada Jum’at (02/12/2022) kemarin tak cukup membawa Jerman lolos ke fase gugur.


Selama pertandingan melawan Kosta Rika, Jerman hadirkan hujan gol. Jerman unggul duluan lewat gol Serge Gnabry di menit ke-11 dan berhasil disamakan oleh Yelsin Tejeda di menit ke-58. Kemudian Kosta Rika berhasil membalikkan keadaan lewat gol yang dicetak oleh Juan Pablo Vargas.


Jerman kembali bangkit lewat gol Brace Kai Havertz dan Niclas Fullkrug, namun sayang kemenangan 4-2 tak cukup untuk membawa Jerman keluar dari fase gugur.


Pada Piala Dunia 2022, image Jerman tak bisa lepas dari mimpi juara dan dukungan terhadap kampanye LGBT di Piala Dunia. Meski begitu, sinisme public muncul akibat sikap protes ‘berlebihan’ Jerman terhadap larangan tuan rumah Qatar dan FIFA atas atribut kampanye LGBT di dalam stadion.


Jerman melakukan pose menutup mulut pada laga pembuka 23 November lalu. Aksi ini langsung memancing sinisme publik Qatar. Aksi Jerman tersebut kemudian dibalas dengan aksi simpatik publik Qatar yang mengingatkan diskriminasi ras dan agama terhadap Mesut Ozil yang merupakan eks pemain timnas Jerman.


Ozil adalah pemain timnas Jerman yang beragama muslim keturunan Turki yang memilih hengkang dari timnas usai mengaku mendapat diskriminasi yang luar biasa.


Kini Jerman harus mengemas koper dan pulang kampung dari Piala Dunia 2022. Kegagalan kali ini menjadi catatan buruk bagi mereka sejak jadi juara dunia pada 2014, kemudian pada tahun 2018 dan 2022 secara beruntun Jerman gagal melewati fase grup.


Banyak netizen berpendapat hal ini lantaran timnas Jerman tidak fokus pada pertandingan dan terlalu melakukan gimmick.


“Lebih ke azab sih kek nya, sebagai fans Jerman aja gua seneng banget liat mereka gugur, biar pada mikir wkwk, tulis akun @Fir********5613.


“banyak tingkah si jerman jadi aja kena azab ga lolos grup, menurut akun @in******gi.


“Jerman sibuk mikirin politik makanya lupa caranya lolos grup wkwkwk,” ujar akun @_f*****li.


Sumber


Artikel ini telah ditulis ulang

Komentar

Tampilkan

Terkini